Archive for February, 2010

Mamalia Nokturnal

February 23rd, 2010

Mamalia nokturnal merupakan mamalia yang beraktifitas lebih banyak pada malam hari.

Mamalia nokturnal memiliki ciri:

  1. Musang Galing

    Musang Galing

    Paling mudah dengan melihat mata disinari. Mata mereka akan memancarkan sinar. Sedangkan satwa diurnal, biar disenteri tidak bersinar matanya.  Jika mata terkena cahaya, mata akan memancarkan sinar. ada yg warna merah, orange, biru, kuning. Mata kukang biasanya bersinar jingga, musang juga berwarna jingga. Payau berwarna kuning kalo dari depan, dari samping biru. Pelanduk (ini hewan crepuscular, bukan nokturnal) warnanya biru. yang merah? itu jenis bajing terbang.

  2. Rata-rata memiliki lapisan tapetum lucidum yg membuat mata mamalia nokturnal sempurna menerima cahaya untuk membantunya melihat di malam hari.
  3. Dianugerahi penglihatan, pendengaran dan penciuman yg lebih tajam dari hewan diurnal.  Semua ini untuk kepentingannya berkreasi di malam hari. matanya silau kalo di siang hari.

Menurut DAKJ, kucing, konon awalnya juga bersifat nokturnal dan liar. Sejak Cleopatra memelihara kucing, disitulah bermula kucing peliharaan. Dan akhirnya sebagian jenis kucing terbiasa aktif di siang hari. Diantaranya Kucing rumah, Singa, Jaguar, dan jenis kucing lainnya. [dakj]